Cara Hitung Voor 3/4 dan Sejenisnya

Voor 3/4 adalah vooran yang akan menghasilkan menang setengah atau kalah setengah, bila tim yang diunggulkan hanya menang selisih 1 poin saja. Voor 3/4 ini mungkin merupakan yang paling sulit dijelaskan dibandingkan jenis-jenis vooran lainnya. Bila di akhir pertandingan kedua tim berakhir draw, maka tim yang diberi tambahan voor 3/4 akan menang full (dan tentu saja lawannya akan kalah full). Dalam penulisannya di platform betting, voor 3/4 biasa ditulis dengan angka “0.5-1”. Penulisan 0.5-1 ini memiliki artian bahwa kita akan mengambil angka tengah di antara 0.5 dan angka 1, yaitu 0.75, yang secara matematika juga berarti 3/4. Mari kita terjun lebih lanjut ke dalam untuk melihat lebih dalam mengenai vooran 3/4 ini

Handicap voor 3/4

Contoh penulisan vooran 3/4 yang mungkin kita biasa temui adalah berbentuk kalimat seperti di bawah ini:

Liga Italia: Lazio vs Juventus (3/4:0)

Ada 2 pilihan untuk pasang berdasarkan pasaran handicap di atas, yaitu:

  1. Pasang home (tim tuan rumah), Lazio divoor +3/4, atau
  2. Pasang away (tim tamu), Juventus ngevoor -3/4

Seandainya kita menggunakan tabel, gambaran tabelnya akan menjadi seperti ini:

Cara menghitung voor tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor
Cara menghitung voor tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor

Dari tabel pertandingan Lazio vs Juventus di atas, kita bisa ambil kesimpulan:

  1. Tabel kuning sebagai patokan yaitu vooran +3/4 untuk Lazio di kandangnya.
  2. Bila skor berakhir imbang Lazio 1-1 Juventus, maka kita akan menang full bila kita pasang taruhan di tim tuan rumah, Lazio. Ini karena setelah ditambah vooran, skor akhir Lazio tidak lagi sama imbang dengan Juventus, melainkan lebih banyak +3/4 poin.
  3. Bila skor akhir: Lazio 0-2 Juventus, maka setelah ditotal, dengan tambahan vooran +3/4 untuk Lazio, hasil skor akhir Juventus masih jauh unggul. Otomatis taruhan kita akan menang full bila pasang di Juventus, dan sebaliknya akan kalah bila pasang di Lazio.
  4. Bila ternyata skor akhir adalah selisih 1 gol saja yaitu Lazio 2-3 Juventus, maka taruhan kita akan jadi kalah setengah atau menang setengah. Bisa kita lihat di bagian hasil akhir, kedua tim memiliki perbedaan 1/4 poin. Bila kita pasang di Lazio +3/4, berarti kita kalah setengah, dan sebaliknya kita akan menang setengah bila pasang di Juventus.

Satu hal yang perlu diingat, bila selisih skor akhir setelah ditambah dengan vooran hanya berbeda 1/4 poin saja, maka taruhan kita akan menang setengah atau kalah setengah (tergantung di tim mana kita pasang). Bisa dilihat bahwa beban vooran yang diberikan pada Juventus cukup berat, bukan? Setidaknya Juventus harus menang 2 gol untuk bisa menang full. Menang hanya dengan selisih 1 gol saja akan membuat taruhan kita di Juventus hanya menang setengah. Selanjutnya bisa silakan gunakan tabel di atas untuk dipraktekkan dengan contoh hasil skor lainnya.

Catatan penting: Seluruh vooran berlaku hanya untuk babak full time (2X45 menit), tidak termasuk extra time dan adu penalty.

Handicap voor 1 3/4

Bila kita sudah memahami dasar-dasar voor 3/4 seperti yang sudah dijelaskan di atas, sekarang kita akan lanjut ke pembahasan lebih dalam yaitu vooran 1 3/4. Bila pada vooran 3/4 beban tim yang diunggulkan sudah cukup berat (yaitu harus menang selisih 2 gol untuk bisa menang full), maka dengan vooran 1 3/4, makin beratlah beban hidupnya. Kini Juventus harus menang dengan selisih setidaknya 3 gol untuk menang full! Contoh  vooran 1 3/4 yang biasa kita lihat adalah seperti ini:

Liga Italia: Lazio vs Juventus (1 3/4:0)

Ada 2 pilihan untuk pasang berdasarkan pasaran handicap di atas, yaitu:

  1. Pasang home (tim tuan rumah), Lazio divoor +1 3/4, atau
  2. Pasang away (tim tamu), Juventus ngevoor -1 3/4

Lebih jelasnya, mari kita coba lihat gambar tabel berikut ini:

Cara menghitung voor satu tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor
Cara menghitung voor satu tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor

Dari tabel contoh kasus di atas, kita bisa pelajari:

  1. Baris tabel kuning sebagai patokan vooran, sejak awal pertandingan Lazio sudah lebih unggul vooran +1 3/4. Juventus memiliki beban harus mencetak gol lebih banyak untuk mengejar ketertinggalan poin ini.
  2. Bila terjadi skor  Lazio 1-4 Juventus, maka Juventus bisa dinyatakan menang full. Hal ini dikarenakan, setelah ditambah vooran +1 3/4 sekalipun, Lazio masih tertinggal cukup jauh.
  3. Bila terjadi skor Lazio 2-3 Juventus, maka taruhan kita di tim Lazio akan dihitung sebagai menang full karena total skor akhirnya terlihat jelas Lazio memiliki skor yang jauh lebih banyak.
  4. Bila terjadi selisih 2 skor yaitu Lazio 1-3 Juventus, maka selisih skor akhirnya hanya 1/4 saja. Taruhan kita akan berakhir menang setengah atau kalah setengah, tergantung di tim mana kita pasang. Bila kita pasang di Lazio, maka kita kalah setengah karena kita masih tertinggal 1/4 poin terhadap Juventus. Sedangkan bila kita pasang di Juventus, kita hanya menang setengah karena skor akhirnya lebih 1/4 poin saja.

Sejauh ini kami harap pembahasan kami sudah cukup jelas bagi anda. Bila masih kurang jelas, mari kita masuk lebih dalam lagi ke pembahasan berikutnya.

Handicap voor 2 3/4

Ini adalah pembahasan terakhir di bab vooran 3/4. Selanjutnya anda bisa mengganti atau menambahkan sendiri angka di depan 3/4, entah itu jadi 3 3/4, 5 3/4 dan seterusnya. Kita gunakan sekali lagi 2 tim besar asal Italia ini:

Liga Italia: Lazio vs Juventus (2 3/4:0)

Kita bisa memilih untuk:

  1. Pasang home (tim tuan rumah), Lazio divoor +2 3/4, atau
  2. Pasang away (tim tamu), Juventus ngevoor -2 3/4

Dengan tabel sesuai vooran di atas, maka contohnya adalah seperti ini:

Cara menghitung voor dua tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor
Cara menghitung voor dua tiga perempat dan sejenisnya ditambah tips voor

Kesimpulan tabel di atas:

  1. Baris tabel kuning merupakan patokan contoh vooran kali ini, yaitu Lazio divoor 2 3/4. Juventus harus mengejar ‘ketertinggalan’ akibat vooran yang ada di pasaran ini.
  2. Contoh kasus skor Lazio 0-5 Juventus, di mana Juventus berhasil mengejar vooran dan unggul 1 1/4 poin lebih banyak di atas Lazio yang skor akhirnya hanya 3 3/4 (setelah ditambah vooran).
  3. Apabila contoh kasusnya adalah Lazio 2:4 Juventus, maka taruhan kita di tim kandang (Lazio) akan dinyatakan menang, karena hasil akhirnya Lazio unggul 3/4 poin lebih banyak. Sebaliknya taruhan di tim tandang (Juventus) akan berakhir kalah full.
  4. Bila kasusnya skor berakhir Lazio 1:4 Juventus, maka taruhan kita akan berakhir menang setengah atau kalah setengah. Hal ini dikarenakan perbedaan skor akhir (setelah ditambah vooran) hanya selisih 1/4 poin saja. Sudah terlihat jelas kan, pasang mana yang menang setengah dan pasang mana yang kalah setengah?

Jangan lupa, hitungan menang dan kalah setengah pada akhirnya juga bukan hanya diambil dari jumlah bet yang kita pasangkan, namun dihitung dari odds yang sudah ditentukan.

Bila ada pertanyaan lain seputar taruhan bola dengan vooran dasar 3/4 ini, atau bos ada pertanyaan lain seputar promo kami. Atau, ada pembahasan yang bos ingin kami tambahkan di website panduan ini, jangan sungkan untuk membicarakannya dengan customer service kami. Customer service kami yang ramah akan dengan sangat senang membantu dan menjelaskan lebih jauh.

Salam sepak bola!