Cara Hitung Parlay Draw

Cara menghitung parlay draw merupakan yang paling gampang di antara ketiga problematika parlay: parlay menang setengah, parlay draw, dan parlay kalah setengah. Skenario yang memungkinkan untuk terjadinya parlay draw adalah pertandingan yang bertanding tanpa vooran (lek-lekan), memiliki vooran bulat (seperti voor 1, voor 2 dan seterusnya) atau adanya pertandingan over under total gol di angka yang juga bulat (over/under 2, over/under 3, dan seterusnya). Untuk menyegarkan kembali ingatan kita mengenai cara hitung parlay, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengingat rumus cara hitung parlay standar yaitu:

max payout = modal X odds 1 X odds 2 X odds 3 (dan seterusnya, jika anda memasang lebih dari 3 partai)

Selanjutnya, bila ada pertandingan yang menghasilkan bet draw di salah satu partai parlay kita, kita cukup merubah oddsnya menjadi 1. Contohnya adalah seperti ini:

max payout = modal X 1 (draw) X odds 2 X odds 3 (dan seterusnya, jika anda memasang lebih dari 3 partai)

Singkatnya, berapapun odds awalnya, akan dirubah menjadi 1 bila partai tersebut menghasilkan bet draw. Lebih singkatnya lagi, kita bisa langsung melewatkan saja oddsnya, anggap tidak ada. Hasilnya akan tetap sama, karena pada dasarnya 2 X 1 X 4 adalah sama dengan 2 X 4.

Rumus parlay draw

Untuk lebih detailnya lagi mengenai cara hitung parlay draw, mari kita coba ambil contoh gambar di bawah ini:

Cara menghitung parlay draw satu tim dan contoh lengkapnya
Cara menghitung parlay draw satu tim dan contoh lengkapnya

Dari cuplikan contoh gambar di atas, kita akan mencoba memasang 3 partai dengan hitungan odds tiap partainya adalah sebagai berikut:

  1. Extremadura UD 0.00 (tanpa vooran), dengan perkalian odds @1.68
  2. Lechia Gdansk (tanpa vooran), dengan perkalian odds @2.11
  3. Vaduz -0.50 (ngevoor 1/2), dengan perkalian odds @2.04

Bila taruhan yang kita pasang adalah 50 ribu, maka standard normalnya jackpot yang akan kita terima bila menang full adalah:

= 50 X 1.68 X 2.11 X 2.04

= 50 X 7.23 = 361.57

Hasil akhirnya sama persis dengan kalkulasi otomatis seperti yang tertera di gambar. Namun dari 3 partai di atas, ada 2 partai yang memiliki kemungkinan besar untuk berakhir draw. Bukan hanya draw skor aslinya di lapangan, tapi juga hasil bet kita menjadi draw. Kedua partai tersebut adalah Extremadura UD dan Lechia Gdansk yang sama-sama bermain tanpa vooran. Sama seperti rumus perhitungan draw di bagian paling pertama halaman ini, rumusnya adalah sebagai berikut:

max payout = modal X 1 (draw) X odds 2 X odds 3 (dan seterusnya, jika anda memasang lebih dari 3 partai)

Kita ambil contoh misalnya Extremadura UD memiliki hasil imbang. Mari kita coba terapkan rumus di atas dengan perhitungan seperti di bawah ini, perhatikan yang ditandai dengan angka tebal:

  1. Extremadura UD 0.00 (tanpa vooran), dengan perkalian odds @1.68 –> Oddsnya sekarang jadi 1 karena draw.
  2. Lechia Gdansk (tanpa vooran), dengan perkalian odds @2.11
  3. Vaduz -0.50 (ngevoor 1/2), dengan perkalian odds @2.04

Jika total taruhan kita adalah 50 ribu, jackpot yang masih bisa kita terima adalah:

= 50 X 1 X 2.11 X 2.04

= 50 X 4.30 = 215.22

Parlay draw lebih dari 1 tim

Bila di contoh sebelunya di atas, kita memiliki lebih dari 1 partai yang memiliki potensi untuk berakhir draw, maka perhitungan total parlay drawnya akan semakin mudah. Tentunya, jackpotnya juga akan semakin kecil. Sebagai contoh, kita coba terapkan rumus hitungan parlay draw di atas dengan menganggap seluruh partainya berakhir draw tanpa memperhatikan berapapun voorannya. Perhitungannya akan menjadi seperti ini:

  1. Extremadura UD 0.00 (tanpa vooran), odds @1.68 –> jadi 1
  2. Lechia Gdansk (tanpa vooran), perkalian odds @2.11 –> jadi 1
  3. Vaduz -0.50 (ngevoor 1/2), dengan odds @2.04 –> jadi 1

Jika taruhan kita adalah 50 ribu, maka hasil ‘win’ yang kita terima kembali ke saldo kita adalah:

= 50 X 1 X 1 X 1

= 50 X 1 = 50

Ya betul, karena seluruh pertandingannya berakhir draw, maka hasilnya pun sama seperti bila kita taruhan single tanpa vooran dan hasilnya draw = uang kembali.

Begitulah lengkapnya penjelasan cara hitung parlay draw dari SuperBola. Untuk penghitungan parlay lainnya seperti parlay menang setengah atau parlay kalah setengah, contoh rumus simplenya adalah seperti ini:

menang 1/2 = modal X ((odds 1+1)/2) X odds 2 X odds 3 dan seterusnya.

kalah 1/2 = modal X 0.5 X odds 2 X odds 3 dan seterusnya.

Bila ada tambahan, atau ada kekurangan pada artikel ini yang menurut anda kurang lengkap, silakan tidak usah sungkan untuk hubungi kami dengan chat di customer service kami melalui livechat di bawah, atau dengan menggunakan email ke [email protected] Dengan senang hati kami akan melengkapi bagian yang diperlukan dan kami juga akan menjelaskan pada anda sebagai customer kami.

Salam jackpot tembus parlay bos!